Taliabu,RedMOL.ID–Semangat pemerataan pembangunan yang digaungkan pemerintah pusat terus menemukan bentuk nyatanya di berbagai pelosok negeri. Salah satunya terlihat dari komitmen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tabona yang tetap menjalankan tugasnya dalam memenuhi kebutuhan gizi para siswa di wilayah terpencil, meskipun harus menghadapi tantangan geografis yang tidak mudah.
Di tengah keterbatasan akses dan infrastruktur, tim SPPG Tabona tetap melangkah tanpa ragu. Untuk menjangkau siswa-siswi di Desa Pencado dan Maluli, mereka harus menempuh perjalanan panjang yang bahkan mengharuskan mereka menyeberangi sungai. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan tekad mereka dalam memastikan program pemenuhan gizi dari Presiden tetap berjalan optimal.
Setiap harinya, petugas membawa bahan makanan bergizi yang telah disiapkan dengan standar kesehatan dan kebutuhan nutrisi anak. Proses distribusi tidak hanya mengandalkan kendaraan, tetapi juga tenaga dan keberanian, terutama saat debit air sungai meningkat. Meski demikian, dedikasi tim di lapangan menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak boleh terhenti hanya karena hambatan alam.
Program pemenuhan gizi ini menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, khususnya di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses pangan bergizi. Para siswa di Pencado dan Maluli kini dapat merasakan langsung manfaat dari program tersebut. Kehadiran makanan bergizi di sekolah tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan, tetapi juga berdampak positif pada konsentrasi dan semangat belajar mereka.
Sejumlah guru dan orang tua menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim SPPG Tabona. Mereka menilai bahwa kehadiran program ini sangat membantu, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Dengan adanya dukungan gizi yang cukup, para siswa diharapkan dapat tumbuh lebih sehat dan memiliki peluang yang lebih baik dalam meraih masa depan.
Lebih dari sekadar program bantuan, apa yang dilakukan oleh SPPG Tabona mencerminkan semangat gotong royong dan pengabdian. Ini menjadi pengingat bahwa pembangunan yang sesungguhnya adalah pembangunan yang mampu menjangkau hingga ke wilayah-wilayah yang paling sulit sekalipun.
Pemerintah melalui program ini terus menegaskan bahwa tidak ada anak bangsa yang boleh tertinggal, termasuk dalam hal pemenuhan gizi. Meski harus melewati sungai dan medan berat, pelayanan tetap hadir. Dari Tabona untuk Pencado dan Maluli, harapan itu terus mengalir, menguatkan masa depan generasi penerus bangsa.(Muf)
