Rapat ini menjadi momentum penting untuk menakar capaian program tahun sebelumnya sekaligus memastikan arah pembangunan desa di tahun 2026 tetap berjalan sesuai target.
Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Desa Waigai, Jisman Leko. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari upaya serius pemerintah desa dalam menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
“Evaluasi ini bukan hanya melihat angka dan laporan, tetapi bagaimana program yang kita jalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Jisman Leko.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja di tahun berjalan, terutama dalam hal transparansi dan kecepatan merespons kebutuhan warga.
“Tahun 2026 ini adalah tahun pembuktian. Progres kinerja harus lebih nyata, lebih cepat, dan tetap mengedepankan transparansi anggaran,” tegasnya.
Dalam sesi evaluasi, Sekretaris Desa membedah satu per satu program kerja yang telah dilaksanakan sepanjang tahun sebelumnya. Ia memberikan apresiasi atas dedikasi perangkat desa, namun juga menyampaikan catatan kritis terhadap beberapa sektor administrasi yang dinilai masih perlu diakselerasi.
“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh perangkat desa. Namun kita juga harus jujur melihat masih ada kekurangan, terutama di sektor administrasi yang perlu kita benahi bersama,” tambahnya.
Berdasarkan laporan sementara, progres kinerja Pemerintah Desa Waigai di awal tahun 2026 menunjukkan tren positif dan masih berada pada jalur yang direncanakan (on track). Capaian ini terlihat terutama pada sektor pelayanan publik dan pemeliharaan infrastruktur desa.
Rapat koordinasi ini dihadiri secara lengkap oleh seluruh unsur perangkat desa, mulai dari Kepala Urusan (Kaur), Kepala Seksi (Kasi), Kepala Dusun (Kadus), hingga Ketua RT dan RW. Kehadiran tersebut mencerminkan sinergi kuat dalam mendukung jalannya roda pemerintahan desa.
Selain itu, anggota Hansip (Linmas) juga turut dilibatkan, khususnya dalam pembahasan terkait keamanan dan ketertiban lingkungan. Peran RT, RW, dan Hansip menjadi perhatian penting sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial masyarakat.
Dalam forum tersebut, para Ketua RT dan RW diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan. Salah satu perwakilan RT mengungkapkan harapannya terkait percepatan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan lingkungan.
“Kami berharap ada percepatan penanganan beberapa kebutuhan di lingkungan, terutama terkait fasilitas umum dan pelayanan administrasi,” ungkap salah satu Ketua RT.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Desa memastikan bahwa setiap aspirasi akan menjadi bahan evaluasi dan prioritas pemerintah desa.
“Semua masukan yang disampaikan hari ini akan kami tindak lanjuti. Tidak boleh ada yang terabaikan, karena itu bagian dari tanggung jawab pelayanan kita kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia juga kembali menegaskan pentingnya koordinasi antar perangkat desa agar setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Koordinasi harus terus diperkuat. Jika komunikasi berjalan baik, maka setiap persoalan di lapangan bisa kita selesaikan bersama,” pungkas Jisman.
Rapat ditutup dengan komitmen bersama seluruh perangkat desa untuk meningkatkan disiplin kerja, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta terus mendorong terwujudnya Desa Waigai yang lebih maju, transparan, dan mandiri. (red)
