TALIABU, RedMOL.id - Suasana di desa pencado maluli kec taliabu Selatan mengadakan kebersamaan dan semangat gotong royong tampak jelas di lapangan yang akan dijadikan lokasi pelaksanaan Salat Idul Fitri oleh masyarakat Desa Maluli dan desa pencado. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat berkah ini diikuti oleh warga dari dua desa yang bersama-sama membersihkan area lapangan sebagai bentuk persiapan menyambut hari raya umat Islam.
13/03/2026 Sejak pagi jam 7:30 wita, masyarakat dari berbagai kalangan—tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga para orang tua—turun langsung ke lapangan. Mereka membersihkan rumput, merapikan area sekitar, serta menyiapkan tempat yang nantinya akan digunakan untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri secara berjamaah.
Koordinator kegiatan, pak Karel madu, (pade) menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil musyawarah bersama antara tokoh masyarakat dan tokoh agama dari kedua desa. Menurutnya, keputusan tersebut diambil agar pelaksanaan Salat Idul Fitri dapat berjalan dengan tertib, khusyuk, serta mempererat persaudaraan antarwarga.
“Ini adalah hasil musyawarah bersama. Kami sepakat untuk melaksanakan Salat Idul Fitri di lapangan agar masyarakat dari dua desa bisa berkumpul dan merayakan hari kemenangan bersama,” ujarnya pakKarel madu.
Dalam musyawarah tersebut juga telah ditentukan petugas yang akan memimpin jalannya ibadah. Berdasarkan kesepakatan, yang akan bertindak sebagai imam Salat Idul Fitri adalah imam dari Desa Maluli. Sementara itu, untuk khotib atau penyampai khutbah Idul Fitri akan ditugaskan oleh staf dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Taliabu Selatan.
Pada hari ini, kegiatan difokuskan pada pembersihan lapangan serta penentuan arah kiblat agar posisi saf salat nantinya dapat tertata dengan benar sesuai syariat. Penentuan arah kiblat dilakukan dengan melibatkan tokoh agama yang memahami penataan arah salat, sehingga persiapan dapat dilakukan secara tepat.
Selain itu, masyarakat juga telah menyusun agenda lanjutan. Pada hari Rabu mendatang akan kembali dilaksanakan kerja bakti lanjutan untuk menyelesaikan seluruh persiapan hingga tahap finishing. Dalam kegiatan tersebut, warga akan merapikan kembali lapangan, menata tempat salat, serta memastikan seluruh fasilitas pendukung telah siap digunakan saat hari pelaksanaan Salat Idul Fitri.
Semangat gotong royong yang terlihat dalam kegiatan ini menjadi gambaran kuatnya nilai kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat. Warga berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi persiapan teknis ibadah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
Sementara itu, berdasarkan hasil musyawarah bersama, panitia juga telah menyiapkan rencana cadangan apabila kondisi cuaca tidak mendukung. Jika pada hari pelaksanaan terjadi hujan, maka lokasi Salat Idul Fitri akan dialihkan ke Masjid Al-Mubaroq yang berada di Desa Maluli.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, masyarakat merasa lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan sehingga pelaksanaan ibadah tetap dapat berjalan dengan lancar.
Kegiatan gotong royong ini pun menjadi contoh nyata bahwa nilai kebersamaan, musyawarah, dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat. Melalui kerja sama dan semangat persaudaraan, warga berharap pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun ini dapat berlangsung dengan khusyuk, aman, dan penuh keberkahan bagi seluruh umat (Red)
