Basarnas Gelar SAR Goes to School Perdana di Sula, Bekali Pelajar SMAN 1 Hadapi Bencana.!!

Admin RedMOL
0
RedMOL.iD-Kepulauan sula–Unit Siaga SAR Sanana membekali pelajar SMA Negeri 1 Kepulauan Sula dengan pengetahuan dan keterampilan dasar menghadapi kondisi darurat melalui program SAR Goes to School, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula SMAN 1 Kepulauan Sula, Maluku Utara, tersebut menjadi pelaksanaan perdana program SAR Goes to School di wilayah Kepulauan Sula.

Puluhan siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka, bersama dewan guru yang tergabung dalam Tim Satgas Bencana sekolah, mengikuti kegiatan dengan antusias.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan sejumlah materi, di antaranya tugas dan fungsi Basarnas, pertolongan pertama pada kecelakaan (first aid), teknik evakuasi mandiri saat terjadi gempa bumi, serta pengenalan SAKA Rintisan SAR.

Komandan Unit Siaga SAR Sanana, Fahari Yosua Talumikir, mengatakan edukasi kebencanaan penting diberikan sejak usia sekolah. Menurutnya, pemahaman mengenai keselamatan dan pertolongan pertama dapat menjadi bekal bagi generasi muda ketika menghadapi situasi darurat.

“Melalui kegiatan SAR Goes to School, kami ingin menanamkan budaya siaga bencana dan jiwa kemanusiaan kepada para siswa,” kata Fahari.

Ia menjelaskan, Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi berbagai bencana alam maupun musibah pelayaran. Karena itu, pengetahuan tentang keselamatan dan pertolongan dinilai penting dimiliki generasi muda.

Fahari berharap para pelajar tidak hanya mampu menyelamatkan diri saat terjadi keadaan darurat, tetapi juga dapat menjadi agen edukasi keselamatan bagi keluarga dan masyarakat.

“Kami berharap adik-adik pelajar tidak hanya mampu menyelamatkan diri sendiri saat situasi darurat, tetapi juga dapat menjadi agen edukasi keselamatan di lingkungan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Selain edukasi kebencanaan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi Basarnas untuk memperkenalkan profesi di bidang pencarian dan pertolongan kepada generasi muda.

Fahari mengatakan profesi seperti TNI, Polri, dokter, dan sejumlah profesi lainnya lebih banyak dikenal sebagai pilihan karier. Padahal, bidang pencarian dan pertolongan juga membuka peluang bagi generasi muda yang ingin berkarier sebagai rescuer maupun pegawai Basarnas.

“Dengan sosialisasi ini kami harapkan generasi muda memiliki gambaran luas bahwa terdapat juga pilihan menjadi seorang rescuer atau pegawai Basarnas di kemudian hari,” jelasnya. 


Sementara itu, pihak SMAN 1 Kepulauan Sula menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Kepala sekolah yang diwakili Wakasek Bidang Kesiswaan menilai edukasi SAR dapat meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan seluruh warga sekolah dalam menghadapi kondisi darurat.

Menurutnya, pengetahuan kebencanaan menjadi hal penting karena bencana maupun situasi darurat dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons cepat serta tepat.

“Kami sangat menyambut positif pelaksanaan program SAR Goes to School ini. Edukasi tentang kebencanaan sangat penting bagi siswa, karena kondisi darurat maupun bencana dapat terjadi kapan saja. Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan untuk merespons setiap keadaan darurat dengan cepat dan tepat,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa antusias mengikuti penyampaian materi, diskusi, hingga sesi tanya jawab bersama tim SAR Sanana. Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama.

Melalui program SAR Goes to School, para pelajar diharapkan menjadi generasi yang sigap menghadapi keadaan darurat, memiliki kepedulian terhadap keselamatan, serta menguasai pengetahuan dasar pertolongan yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. 

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)